16.7.13

how to be come a good interpreter

 DOWNLOAD

 how to become a good interpreter.pptx



https://docs.google.com/file/d/0B2eWHvVkn3k3VDZEek1kWXNEdUE/edit?usp=sharinghttps://docs.google.com/file/d/0B2eWHvVkn3k3VDZEek1kWXNEdUE/edit?usp=sharing



26.6.13

FAKTOR PSIKOLOGI DALAM PROSES BELAJAR



Pendahuluan
            Pembelajaran adalah suatu proses untuk merubah perilaku peserta didik. Dalam pembelajaran terjadi suatu proses panjang agar tujuan yang dicapai memenuhi harapan yang ingin dicapai. Pembelajaran yang menjadikan peserta didik  dapat merubah perilaku terkadang memiliki beberapa kendala sehingga tujuan yang ingin dicapai tidak mengalami perubahan. Berangkat dari kendala-kendala yang ada pada peserta didik, kami akan menjabarkan beberapa faktor psikologis yang mempengaruhi dalam proses belajar siswa.
Pembahasan
            Dalam proses pembelajaran sering dipahami bahwa di dalamnya terjadi interaksi guru dan siswa dan antara sesama siswa untuk mencapai suatu tujuan yaitu terjadinya perubahan sikap dan tingkah laku siswa. Pembelajaran berupaya mengubah siswa yang belum terdidik menjadi siswa yang terdidik, siswa yang belum memiliki pengetahuan tentang sesuatu menjadi siswa yang memiliki pengetahuan, siswa yang masih memiliki sikap (tingkah laku) negative menjadi sikap positif (lebih diutamakan).Dari proses tersebut dipastikan akan timbul kendala-kendala yang dapat menyebabkan menurunnya minat belajar siswa. Salah satunya pada aspek psikologis.
            Banyak faktor yang mempengaruhi aspek psikologis yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas peroleh belajar siswa. Namun, di antar faktor-faktor rohaniah siswa  yang pada umumnya dipandang lebih esensial itu adalah sebagai berikut :
1.      Intelegensi siswa (tingkat kecerdasan)
2.      Minat
3.      Bakat
4.      Sikap siswa
5.      Motivasi

a.      Intelegensi siswa
Intelegensi pada umumnya dapat diartikan sebagai kemampuan psikofisik untuk mereaksi rangsangan atau menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cara tepat (Reber, 1988). Jadi, inteligensi sebenarnya bukan persoalan kualitas otak saja, melainkan juga kualitas organ-organ tubuh lainnya. Akan tetapi, memang harus diakui bahwa peran otak dalam hubungannya dengan inteligensi manusia lebih menonjol daripada peran organ-organ tubuh lainnya, lantaran otak merupakan pengontrol hampir seluruh aktivitas manusia.
Raden Cahaya Prabu (1986: 45) mengatakan bahwa anak-anak yang taraf inteligensinya di bawah rata-rata, yaitu dull normal, debil, embicil, dan idiot sukar untuk sukses dalam sekolah. Mereka tidak akan mencapai pendidikan tinggi karena kemampuan potensinya terbatas. Sedangkan anak-anak yang taraf intelingensinya normal, di atas rata-rata seperti superior, gifted atau genius, jika saja lingkungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan pendidikannya turut menunjang, maka mereka akan dapat mencapai prestasi dan keberhasilan dalam hidupnya.
Akhirnya pembahasan ini bermuara pada kesimpulan, bahwa kecerdasan merupakan salah satu faktor dari sekian banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan seseorang dalam belajar di sekolah.
b.      Minat
Secara sederhana, minat (interest) berarti kecendrungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Timbulnya minat disebabkan beberapa hal, diantaranya adalah ingin menaikkan martabat, pekerjaan, serta hidup senang dan bahagia tentunya.
Menurut  (Dalyono, 1997: 56), minat belajar yang besar cenderung menghasilkan prestasi yang tinggi, sebaliknya minat belajar kurang akan menghasilkan prestasi yang rendah.
Cara untuk menimbulkan minat anak didik terhadap sesuatu dengan memahami kebutuhan anak didik dan melayani kebutuhan anak didik. Beberapa ahli pendidikan berpendapat bahwa cara yang paling efektif untuk membangkitkan minat pada suatu subyek yang baru adalah dengan menggunakan minat-minat anak didik yang telah ada.
c.       Bakat
Bakat (aptitude) adalah kemampuan potensial yang dimiliki seseorang dalam proses belajar untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang. Memang, bakat diakui sebagai keahlian tertentu yang dimiliki seseorang sejak masih usia dini, bahkan sejak lahir. Namun keahlian tersebut masih memerlukan latihan-latihan supaya keahlian tersebut menjadi lebih matang. 
d.      Sikap siawa
Sikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecendrungan untuk mereaksi atau merespon (respon tendency) dengan cara relatif tetap terhadap obyek orang, barang dan sebagainya, baik secara positif maupun negatif.
Menurut Bruno (1987), sikap (attitude) adalah kecendrungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik atau buruk terhadap orang atau barang tertentu. Dengan demikian, pada prinsipnya sikap itu dapat kita anggap suatu kecendrungan siswa untuk bertindak dengan cara tertentu.
e.       Motivasi
Pengertian dasar motivasi ialah keadaan internal organism yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu. Dalam pengertian ini, motivasi berarti pemasok daya (energizer) untuk bertingkah laku secara terarah (Gleitman, 1986; Reber,1988)
Adapun bentuk motivasi belajar di Sekolah dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
a)      Motivasi Intrinsik
Motivasi intrinsik adalah hal dan keadaan yang berasal dari dalam diri siswa sendiri yang dapat mendorong melakukan tindakan belajar. Dalam buku lain motivasi intrinsik adalah motivasi yang timbul dari dalam diri seseorang atau motivasi yang erat hubungannya dengan tujuan belajar, misalnya: ingin memahami suatu konsep, ingin memperoleh pengetahuan dan sebagainya.
Faktor-faktor yang dapat menimbulkan motivasi intrinsik adalah:

a. Adanya kebutuhan
b. Adanya pengetahuan tentang kemajuan dirinya sendiri
c. Adanya cita-cita atau aspirasi.

b)      Motivasi Ekstrinsik
Motivasi ekstrinsik adalah hal atau keadaan yang datang dari luar individu siswa, yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan belajar. Bentuk motivasi ekstrinsik ini merupakan suatu dorongan yang tidak secara mutlak berkaitan dengan aktivitas belajar, misalnya siswa rajin belajar untuk memperoleh hadiah yang telah dijanjikan oleh orang tuanya, pujian dan hadiah, peraturan atau tata tertib sekolah, suri tauladan orang tua, guru dan lain-lain merupakan contoh konkrit dari motivasi ekstrinsik yang dapat mendorong siswa untuk belajar.
Dalam perspektif kognitif, motivasi intrinsik lebih signifikan bagi siswa karena lebih murni dan langgeng serta tidak bergantung pada dorongan atau pengaruh orang lain.
Perlu ditegaskan, bukan berarti motivasi ekstrinsik tidak baik dan tidak penting. Dalam kegiatan belajar mengajar tetap penting, karena kemungkinan besar keadaan siswa itu dinamis berubah-ubah dan juga mungkin komponen-komponen lain dalam proses belajar mengajar ada yang kurang menarik bagi siswa sehingga siswa tidak bersemangat dalam melakukan proses belajar mengajar baik di sekolah maupun di rumah.
Bahwa setiap siswa tidak sama tingkat motivasi belajarnya, maka motivasi ekstrinsik sangat diperlukan dan dapat diberikan secara tepat.
Di dalam kegiatan belajar mengajar peranan motivasi baik intrinsik maupun ekstrinsik sangat diperlukan. Dengan motivasi, siswa dapat mengembangkan aktifitas dan inisiatif sehingga dapat mengarahkan dan memelihara kerukunan dalam melakukan kegiatan belajar.






Kesimpulan
1.      Pembelajaran berupaya mengubah siswa yang belum terdidik menjadi siswa yang terdidik, siswa yang belum memiliki pengetahuan tentang sesuatu menjadi siswa yang memiliki pengetahuan, siswa yang masih memiliki sikap (tingkah laku) negative menjadi sikap positif.
2.      Ada beberapa faktor psikologi dalam proses belajar, diantaranya:
a.       kecerdasan/ inteligensi siswa adalah kemampuan psikofisik untuk mereaksi rangsangan atau menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cara tepat.
b.      minat adalah penerimaan akan sesuatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat.
c.       bakat adalah kemampuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang.
d.      sikap siswa adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecendrungan untuk mereaksi atau merespon (respon tendency) dengan cara relatif tetap terhadap obyek orang, barang dan sebagainya, baik secara positif maupun negatif.
e.       motivasi adalah keadaan internal organism yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu. Dalam pengertian ini, motivasi berarti pemasok daya (energizer) untuk bertingkah laku secara terarah.

31.5.13

French state has legalized same-sex marriage



In this section I will inform you about the "French state has legalized same-sex marriage".
May be you think it is normal, or maybe you have previously hearing to challenge the countries that have legalize same-sex marriage. but for me, I just knew something like this last night, when I was read the news on the internet that the French state issued laws on marriage legalized same-sex. I was shocked, stunned, and wow hear this news, because, if we think it, what would happen???????

As reported by the BBC, Saturday (05/18/2013), that the president of French state said "I've decisions, it is time to respect for the laws of this republic (France), "

The first same-sex marriage officially will only be done after 10 days signing of the law. But the Minister of Parliamentary Relations Alain Vidalies said, wedding celebration of same-sex marriage will take place before
July 1.
Hollande and his Socialist Party, in fact has been discussed about marriage same-sex issue since he was elected be French presidents one year ago. After a heated debate, the law same-sex marriage and adoption, finally won by the French Senate and assemblies of the people. Of course, this sort of thing gets opposition from some French society, as well as the UMP party, where the ex Fench president Nicolas Sarkozy sheltered, but the Nicolas Sarkozy’s argument is rejected by the French council constitution.

According to the council, not same-sex marriage contrary to the principles of the constitution and this marriage are not at odds with violation of the freedom and sovereignty nationwide.
And this case has made the French state as the 9th European countries that have legalized same-sex marriage.
See you next time guys

bad story



This story was happened when I was broken heart,
One upon time I will have been refreshing by hacking Merbabu mount.  March, 27 2009, at 09.30 o’clock, i with my friend was started the journey to the summit, we was walked by slowly and slowly.  At the middle of  the  journey, I felt strange and confused. So I talked to my friend, “why we  walk just  on the same  place? I met the same three until tree time”, of course they didn’t know, because they are the first for hacking mountain. For the true it is just short distance, but I felt it long distance. If I calculate it just need one hour to get it. But it until 5 hour we rotated just at the same place. Rotated, rotated and rotated. I looked my watch is moved by normally. I didn’t know what the happen?? So I surrendered and I felt tired.  We decided to build the tent and sleep together.  And the morning we must  went to home and didn’t continue the journey to the summit, because it the first strange accident in my life….. 

30.5.13

ngomong-ngomong soal cinta

Apakan seperti ini yang kalian katakan tentang penyesalan cinta?

Hari ini, tertanggal hari di mana seandainya masih sama seperti dulu, hari dimana kita bahagia bersama.
Aku sadar semua ini memang telah berlalu. Dan aku pun juga memang sudah sepantasnya tuk berhenti.
Tak ada alasan yang membuat aku untuk tetap bertahan. Yaaa, aku akan berhenti.
Semoga semua akan tetap baik-baik saja. Pasti akan baik-baik saja. 
Semoga engkau menemukan apa yang selama ini kau cari.
Maaf aku tak bisa memberi apa yang dirimu minta.
Hanya pada lembaran yang tak berarti ini aku torehkan tentang kenyataan.
Dan sepasang gantungan hp ini aku berikan kepadamu. Mungkin tak terlalu berarti.
Tapi, aku benar-benar tulus. Meskipun hati ini tak mampu menerimanya. Temukan pemilik dari salah satunya. Berikan itu pada seseorang yang benar-benar bisa membuat dirimu selalu bisa tertawa lepas.
Membuatmu selalu bahagia dan yang pasti seseorang yang selalu membuat engkau merindukan dia.
Berikan padanya. Itu hadiah dariku untuk mu dan seseorang itu.
Maaf jika aku selalu menanyakan kepastian, selalu menanyakan perasaan.
Pasti dirimu terganggu dengan semua itu.

Beberapa waktu yang lalu sebenanya aku sudah mulai untuk terbiasa dengan tanpa kamu.
 Tanpa tahu kabarmu, tanpa tahu statusmu. Tapi tiba-tiba dirimu kembali hadir dalam kehidupanku. Meskipun aku juga tahu tanpa ada niat untuk membuat aku berharap. Tapi, aku yang lemah.
Pertahananku tak sekuat yang aku kira.
Dengan sikap-sikapmu yang selalu membuat aku salah untuk memahaminya.
Aku sibuk merangkai kemungkinan-kemungkinan, sibuk merangkai harapan-harapan.Selalu seperti itu.
Aku mulai meyakinkan lagi, tapi egkau kembali lagi.
Dan untuk yang kesekian kalinya aku pun salah memahaminya. Tapi, kenyataan hari ini.
Membuat aku benar-benar harus sadar. Bahwa harapan itu memang tak pernah ada.
Itulah harapan terbesarku yang begitu menyakitkan. ^_^
Aku pernah mendengar satu pepatah,
“Terkadang kita musti melakukan suatu hal yang sangat kejam dan tak termaafkan.
Tapi, terkadang hal yang sangat kejam itulah yang jauh lebih manusiawi”.
Perlakukan aku seperti itu. Dan itu akan jauh lebih baik untukku.
Membuatku untuk bisa menghentikan harapanku.
Membuat aku bisa menghilangkan rasa ini. Yap, bantu aku untuk itu.

Memang benar, pada hakikatnya cinta itu tak bisa dipaksa dan memaksa.
Cinta itu suci.
Lahir dari lubuk hati yang paling dalam.
Menyatukan dua hati yang berbeda.
Dan itu bukanlah isapan jempol belaka.
hahay. .
Dirimu memang belum tergantikan.
Tapi, apa daya hamba jika memang dirimu bukanlah jodohku.
Hanya Tuhan yang maha tahu.
^_^